Salah satu manfaat terbesar dari makanan halal adalah pada aspek kesehatan. Ketika kita diminta sebutkan manfaat makanan yang halal, maka manfaat bagi tubuh harus menjadi poin pertama yang disebutkan. Makanan halal dipastikan bersih, sehat, dan bebas dari zat berbahaya yang bisa merusak tubuh.
Makanan halal berasal dari sumber yang jelas dan diproses dengan cara yang sesuai syariat. Dalam proses penyembelihan hewan misalnya, darah yang keluar sempurna membuat daging lebih sehat dan terbebas dari racun yang berbahaya bagi tubuh. Maka, ketika ingin disebutkan manfaat makanan yang halal, harus disebutkan bahwa sistem penyembelihan Islami berdampak positif pada kualitas gizi dan kesehatan.
Selain itu, makanan halal tidak mengandung bahan kimia berbahaya, zat aditif dari hewan haram, ataupun alkohol. Bahan-bahan tersebut terbukti dalam berbagai penelitian bisa menyebabkan gangguan organ dalam, kerusakan hati, bahkan kanker. Maka penting untuk memahami ketika ada yang bertanya sebutkan manfaat makanan yang halal, jawabannya menyentuh aspek pencegahan penyakit melalui konsumsi bersih dan aman.
Makanan halal juga meliputi makanan yang tidak tercemar, tidak busuk, dan tidak berasal dari bahan najis. Ini selaras dengan prinsip keamanan pangan dalam ilmu kesehatan. Oleh karena itu, ketika umat Islam berkomitmen menjawab sebutkan manfaat makanan yang halal, kita sebenarnya sedang menyebarkan pola makan sehat sesuai standar internasional.
Makanan halal membawa keberkahan karena dikonsumsi sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya. Hal ini ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW: “Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik.” (HR. Muslim). Maka, ketika ditanya sebutkan manfaat makanan yang halal, maka harus dijelaskan bahwa keberkahan hidup berawal dari makanan yang halal.
Makanan yang halal membawa ketenangan jiwa dan tidak menyebabkan rasa bersalah. Sebaliknya, makanan haram atau syubhat bisa menjadi penyebab tertolaknya amal, doa, dan bahkan menjadi penghalang datangnya rezeki yang baik. Maka, saat disebutkan manfaat makanan yang halal, penting dijelaskan bahwa makanan halal membuka pintu-pintu rezeki yang lebih luas. Keberkahan juga terlihat dari bagaimana makanan halal menjaga keharmonisan keluarga. Saat keluarga hanya mengonsumsi makanan halal, maka rumah tangga akan lebih damai karena dilandasi oleh keberkahan dari rezeki yang bersih.
Mengonsumsi makanan dan minuman halal memiliki dampak positif yang signifikan bagi kesehatan tubuh manusia. Makanan halal cenderung mempromosikan kualitas nutrisi yang lebih baik karena proses pemrosesan yang diawasi ketat dan persyaratan thayyib, yang memastikan makanan tersebut mempertahankan kandungan nutrisi yang optimal. Kehalalan dapat dipandang sebagai sebagai jaminan keamanan ruhani bagi konsumsi bahan pangan, sehingga untuk kebutuhan fisik jasmani tetap harus memperhatikan keamanan dan kesehatan (hygiene) bahan pangan yang dikonsumsi
Pilihan bahan yang berkualitas dan sesuai dengan standar kesehatan juga menjadi ciri khas makanan halal, memberikan kepastian bahwa makanan tersebut tidak hanya halal tetapi juga bermutu tinggi. Makanan halal memelihara keseimbangan gizi tubuh dengan menyediakan kombinasi yang baik antara karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Selain manfaat fisik, konsumsi makanan halal juga membawa manfaat mental dengan memberikan ketenangan batin dan kepercayaan diri dalam menjalani gaya hidup sehat. Dengan mempertimbangkan manfaat-manfaat ini, masyarakat yang mengonsumsi makanan dan minuman halal dapat memperoleh keuntungan kesehatan yang holistik, menjaga keseimbangan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap potensi risiko kesehatan.
Dalam Maksudi (2023) dipaparkan bahwa kegiatan mengonsumsi barang bukan hanya kegiatan yang bersifat keperluan ragawi saja namun juga merupakan kegiatan ibadah. Seorang muslim harus memperhaikan dengan baik setiap kandungan, bahan, bahkan proses pembuatan sebuah produk yang akan dikonsumsinya.
Hikmah Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Halal
1. Terhindar dari segala jenis penyakit
Mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dapat terhindar dari segala jenis penyakit yang terkandung pada makanan haram. Makanan haram sendiri bukan tanpa alasan diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama islam. Jika dilihat dari sisi medis, makanan dan minuman yang diharamkan memiliki efek samping atau penyakit yang berbahaya bagi tubuh manusia.
2. Senantiasa dilindungi Allah SWT dari perbuatan dosa
Hikmah kedua yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi makanan dan minuman halal yakni senantiasa dilindungi Allah Swt. dari perbuatan dosa. Makanan dan minuman yang halal, tidak akan mendapatkan dosa jika kita mengkonsumsinya. Namun sebaliknya jika mengkonsumsi makanan dan minuman haram, maka akan mendapatkan dosa.
3. Menjaga hati beserta akal sehat
Mengonsumsi makanan dan minuman halal akan berpengaruh positif pada pikiran dan juga hati seseorang. Sebaliknya apabila mengkonsumsi makanan dan minuman haram dapat membuat hati seseorang tercemar sekaligus berpengaruh terhadap perilaku sehari-hari. Misalnya, orang yang suka mabuk cenderung mudah berbuat kejahatan.
4. Mendapatkan ridha dari Allah SWT. dan menuntun umat Muslim ke surga
Hikmah lain dari mengonsumsi makanan dan minuman halal adalah agar mendapat ridha Allah SWT. Dengan begitu, semua yang masuk ke dalam tubuh adalah hal-hal bersih. Seorang muslim bisa khusyuk dalam beribadah karena memilih jenis makanan dan minuman yang halal.
Selain mendapatkan ridha Allah Swt. dengan mengkonsumsi makanan dan minuman halal dapat menuntun ke surga. Disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Untuk itu, dengan mengkonsumsi makanan yang sudah jelas tentang kehalalannya, maka dapat terhindar dari api neraka.
